DALAM sebuah wawancara dengan SPIEGEL, Menteri Keuangan Jerman Wolfgang Schäuble, 68, mengkritik AS karena sudah menyebut Jerman telah mengurangi ekspor. Jerman tampaknya mulai berpaling dari Amerika dan mulai menguatkan hubungan dengan negara-negara Eropa dalam segi perekonomian. Berikut ini adalah petikan wawancaranya.
Tampilkan postingan dengan label money. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label money. Tampilkan semua postingan
Rabu, 16 Januari 2013
Kamis, 13 Desember 2012
Kezuhudan Gubernur Itu Membuat Umar Menangis
SAID bin Umar al Jumahi, termasuk seorang pemuda di antara ribuan orang yang pergi ke Tan’im, di luar kota Makkah. Mereka berbondong-bondong ke sana, dikerahkan para pemimpin Quraisy untuk menyaksikan pelaksanaan hukuman mati terhadap Khubaib bin Adi, yaitu seorang sahabat Nabi yang mereka hukum tanpa alasan.
Senin, 22 Oktober 2012
Laporan Keuangan Perusahaan AS Buruk, Bursa Asia Jeblok
![]() |
Di bursa saham Jepang, Nikkei 225 dibuka melemah. (REUTERS/Yuriko Nakao) |
Di bursa saham Jepang, indeks Nikkei 225 dibuka melemah hingga 1,4%.
VIVanews - Indeks saham utama di kawasan regional Asia turun pada awal transaksi Senin 22 Oktober 2012. Penurunan ini terpicu sentimen negatif laporan kinerja perusahaan-perusahaan terkemuka di Amerika Serikat.
Jumat, 19 Oktober 2012
Banjir Likuiditas, Menkeu Peringatkan Investor RI Hati-Hati Berutang
JAKARTA - Pemerintah mengingatkan pengusaha dalam negeri berhati-hati dalam membuat utang. Hal ini karena setelah peringkat sovereign credit rating Republik Indonesia naik menjadi BBB-, Indonesia akan kebanjiran dana (likuiditas).
Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, Indonesia mempunyai investasi khususnya portofolio atau FDI (investasi langsung) yang cenderung meningkat. Bagi investor dalam negeri, kenaikan rating akan membuat mereka lebih mudah dalam menghimpun dana.
Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, Indonesia mempunyai investasi khususnya portofolio atau FDI (investasi langsung) yang cenderung meningkat. Bagi investor dalam negeri, kenaikan rating akan membuat mereka lebih mudah dalam menghimpun dana.
Bursa Global Tertekan Saham Teknologi, Asia Ikut Merosot
![]() |
Pialang di bursa Wall Street (REUTERS/Brenda McDermid)Pasar saham AS turun, terpicu pada penurunan sejumlah saham teknologi. |
VIVAnews - Perolehan keuntungan sejumlah saham di bursa Asia mulai mereda pada awal transaksi Jumat, 19 Oktober 2012, setelah reli selama tiga hari terakhir. Sementara itu, nilai tukar euro masih ditopang oleh meredanya ketegangan terkait krisis utang zona euro.
Kamis, 18 Oktober 2012
Kejar Premi Rp 5 Miliar, Pan Pacific Buka Cabang di Riau
Jakarta - PT Pan Pacific Insurance melakukan ekspansi usaha dengan membuka satu lagi kantor cabang di Pekanbaru, Riau. Pembukaan kantor cabang untuk menjangkau nasabah di wilayah Sumatera yang semakin meningkat.
"Diharapkan pembukaan cabang Pakanbaru dapat meningkatkan pelayanan Pan Pacific di daerah Sumatera," kata Wakil Presiden Direktur Junaidi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/10/2012).
"Diharapkan pembukaan cabang Pakanbaru dapat meningkatkan pelayanan Pan Pacific di daerah Sumatera," kata Wakil Presiden Direktur Junaidi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/10/2012).
Label:
buka cabang,
cabang,
kantor cabang,
kantor perwakilan,
kejar premi,
meraih premi,
money,
pan pacific,
pelayanan,
premi,
sumatera
Data Amerika Membaik, Saham Asia Terangkat
![]() |
Bursa saham di Tokyo |
Data perumahan Amerika naik 15 persen pada September.
VIVAnews - Saham-saham di bursa Asia menguat ke level tertinggi selama tujuh bulan pada Kamis 18 Oktober 2012. Hal ini didukung kenaikan data perumahan Amerika Serikat yang mengikuti positifnya data ekonomi, untuk membantu meredakan kekhawatiran perlambatan ekonomi global.
Seperti dilansir dari Reuters, indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,3 persen, atau penguatan dalam tiga hari berturut-turut.
Rabu, 17 Oktober 2012
Selasa, 16 Oktober 2012
Indonesia Butuh Investasi Listrik Rp 90 Triliun per Tahun
Rista Rama Dhany - detikfinance
Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai angka 6,5% ternyata berdampak makin besarnya investasi listrik untuk memenuhi kebutuhan listrik. Tiap tahun dibutuhkan investasi sebesar US$ 9,6 miliar atau Rp 90 triliun agar ada tambahan 5.000 Mega Watt (MW) per tahun.
Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai angka 6,5% ternyata berdampak makin besarnya investasi listrik untuk memenuhi kebutuhan listrik. Tiap tahun dibutuhkan investasi sebesar US$ 9,6 miliar atau Rp 90 triliun agar ada tambahan 5.000 Mega Watt (MW) per tahun.
Label:
butuh investasi,
dana investasi,
ekonomi,
ekonomi indonesia,
esdm,
investasi,
investasi listrik,
listrik,
money,
pln,
pt pln
Langganan:
Postingan (Atom)








