TIBA-tiba saja suasana Gedung Putih menjadi hening. Obama sejenak menahan nafas untuk melanjutkan pidatonya atas penembakan terhadap 20 anak-anak di Sekolah Sany Hook, di Connecticut, Amerika Serikat. Ia kemudian menangis, air matanya bercucuran karena tahu mayoritas korban tewas berusia antara usia 5 sampai 10.
“Jalan hidup mereka masih sangat panjang di depan mata,” imbuhnya sambil menyeka air matanya.
“Jalan hidup mereka masih sangat panjang di depan mata,” imbuhnya sambil menyeka air matanya.


